prolog

Eksperimen pembedahan otak anak untuk meningkatkan kualitas dan melampaui batas yang dilakukan oleh organisasi diseluruh benua amerika pada beberapa tahun yang lalu, bertujuan untuk menjadikan anak-anak tersebut sebagai senjata berbentuk manusia yang memiliki kemampuan otak yang tinggi dan dapat mengendalikan banyak hal layaknya penyihir.

Pada tahun 2035, di kota Toronto, Kanada. Terdapat sebuah laboraturium kenegaraan Kanada yang sedang melakukan eksperimen pembedahan otak anak. Sebanyak seribu anak di Kanada dikerahkan untuk menjadi bahan percobaan oleh para ilmuwan dan dokter.

Naasnya, tiga perempat dari anak-anak yang dijadikan bahan eksperimen itu dinyatakan gagal. Memang tidak seratus persen gagal, jika dihitung lagi mereka berhasil hanya lima persen dari seratus persen. Karena, mereka, anak-anak yang dinyatakan gagal percobaan, tubuhnya masih bisa bertumbuh besar layaknya manusia biasa, walaupun jiwanya sudah tidak ada, tapi virus yang ada di dalam tubuh mereka atau virus yang ada karena kegagalan eksperimen, tetap masih bisa menumbuhkan fisik anak-anak itu.

Mereka yang gagal akan disimpan disebuah ruangan karantina terpisah dan hanya bisa dibangunkan kembali dengan suatu gas khusus yang membuat mereka bangun kembali. Namun, bukan menjadi seutuhnya manusia, melainkan menjadi seorang mayat hidup atau biasa orang sebut dengan sebutan, zombie.

Dan, bagaimana dengan anak-anak yang berhasil? Mereka yang berhasil mempunyai kelasan kemampuan masing-masing, seperti: *Under* - kelasan anak yang hanya mempunyai kecerdasan tinggi dan tenaga yang besar, *Medium* - kelasan anak yang mempunyai kemampuan besenjata dan telepati yang aktif, On - kelasan anak yang mengandalkan yang setengah jalan lagi menuju sempurna namun terhambat karena mempunyai sebuah kecacatan, dan terakhir *parfait* - kelasan anak yang paling berbahaya.

Kelasan tersebut dinyatakan berdasarkan uji coba ulang yang akan dilakukan selama setahun penuh.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

sinopsis